Protected: photo family

This post is password protected. To view it please enter your password below:




CerPen

“Awal Dari Persahabatan”

Pada sore hari di sebuah taman, ada 2 orang wanita sedang duduk di kursi taman. Selang beberapa saat, ada seorang pemuda menghampiri dan mengajak berkenalan.

Eka : “Hai, berdua aja nie?, Boleh kenalan gak?”
Rully : “Maksud loch?,” (sambil melirik dengan sinis)
Tia : “Kamu mau gabung ma kita-kita?”
Eka : “Iya,Boleh gak?.Oya kenalin nama gw Tomi” (sambil ingin berjabat tangan)
Rully : “Ih siapa lagi yang nanya nama lo?, PD banget sich Lo jadi Orang!!” (jawab dengan sinis)
Eka : “Ouwh maaf gak boleh ya…?” (dengan wajah yang sedikit murung)
Tia : “Ih bukannya gak boleh. Kita kan belum tau kamu. Jadi menurut majalah yang sya baca, Bahwa
kita Jangan telalu akrab dengan orang yang baru kita kenal. Termasuk kamu..”
Eka : “Tenang aja, aku bukan orang jahat koq….!!”
Rully : “Eh tau gak cin, dimana-mana orang jahat tuh gak ada yang ngaku. Gila aja loch ada orang jahat
Yang mau ngaku”.
Tia : “Ya..Ya..Ya.. Bisa aja sich…”
Rully : “Yaudah Cin kita pergi aja ya, dari pada disini….Suasananya udah gak enak dipandang…”
(sambil menyimpan & mengertakan bukunya ke bangku)
Tia : “Yu………”

Setelah ke-dua wanita itu pergi, pemuda itu duduk sambil meratapi kesedihannya.

Eka : “ya…Allah….mengapa hidup ku begini…Tak ada seorangpun yang mau kenalan sama aku”

Tak lama kemudian, ke-dua wanita itu kembali lagi ke tempat duduk tadi. Lalu pemuda itu melihan ke-dua wanita itu yang datang menghampirinya, dengan perasaan yang senang ia pun berkata…..

Eka : “Apa kalian datang untuk berkenalan dengan ku??”
Rully : “Oh….iya….aku datang kesini untuk……………Ngambil majalah tau !!! siapa lagi yang mau kenalan
Sama lo??
Tia : “Maafin temen saya ya? Dia emang gitu kalo sama cowok…”
Eka : “Ouh yaudah gak apa-apa”
Tia : “Yaudah permisi mau pulang…..”

Keesokan harinya 2 wanita itu sedang ada di Cafe Taman, sedang asyik bersantai, tiba-tiba pemuda yang kemarinbertemu lagi dan tidak sengaja ia duduk disebelah meja ke-2 orang wanita tersebut.

Eka : “Hai…apa kabar??” (sambil menepuk bahu Rully)

Rully : “Loe lagi……”

Tia : “Eh…..kamu lagi ngapain disini?sendirian????”

Eka : “Oh, iya nich….sendirian ! Oya BTW boleh gabung gak??” “aku Tomi”

Rully : “What….??”

Tia : “udah dech Rull,,gak apa-apa dia gabung sama kita-kita. Ya itung-itung nambah temen lah….”
“Oya aku tia & kenalin ini temen aku, Rully”

Eka : “iya nich dari kemarin aku liat kamu tuh marah-marah terus, emang kenapa sih?? Alergi sama cowo
Ya??”

Rully : “Bukannya gitu, aku gak suka sama cowo yang so-so an minta kenalan gitu”

Eka : “Kok kamu nilai aku seperti itu? Aku kan baik-baik bicara sama kamu, tapi kamu jawabnya malah
nyolot”

Tia : “Maafin temen aku ya, dia emang kayak gitu. Kan kemarin aku udah bilang sama kamu”

Eka : “Oh iya gak apa-apa” (sambil berbisik-bisik kepada tia) “eh…emang dia kenapa sich…?”

Tia : “Oh…gitu, jadi gini….dia itu pernah dikecewain sama cowok”

Lalu Rully menepuk bahu lia dengan kesal sambil berbicara…..

Rully : “Tia kamu apa-apaan sich…..?”

Tia : “Aw….sakit tau..!!!!”

Eka : “Oke…Oke…Cukup…Cukup… gak usah berantem gitu ach…jadi gak enak nih..”
(sambil menggaruk kepala)

Rully : “Oke dech…Lo duduk disitu deket Tia, dan inget kita cuman temenan aja ya…?”

Eka : (sambil duduk) “makasih ya kalian udah mau temenan sama akau, ntar pas pulang dari sini aku
Bilang sama mamah aku…”

Rully & Tia : “Ichhhhh…….kamu anak manja ya….?”

Eka : “He…He…He…(tertawa)

Dan kemudian mereka ber-3 menjadi teman yang akrab, yang tadinya Rully sinis dengan cowo, tetapi setelah akrab dengan Tomi, Rully jadi baik sama cowo.



Protected: E_m

This post is password protected. To view it please enter your password below:




Protected: e_m

This post is password protected. To view it please enter your password below:




Stop!!!Narkoba….Membahayakan!

Apa yang disebut NARKOBA

Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :

• Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.

• Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:

• Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.

Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:

• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.

Jenis Narkoba menurut efeknya

Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga:

1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.

2. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.

3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.

Penyalahgunaan Narkoba

Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian. Tetapi karena berbagai alasan - mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambang status sosial, ingin melupakan persoalan, dll. - maka narkoba kemudian disalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi, disebut juga kecanduan.

Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut:

  1. coba-coba
  2. senang-senang
  3. menggunakan pada saat atau keadaan tertentu
  4. penyalahgunaan
  5. ketergantungan

Dampak penyalahgunaan Narkoba

Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.

Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.

Dampak Fisik:

1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi

2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah

3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim

4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru

5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur

6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual

7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid)

8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya

9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian

Dampak Psikis:

1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah

2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga

3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal

4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan

5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri

Dampak Sosial:

1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan

2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga

3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram

Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.

Bahaya bagi Remaja

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.

Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.

Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

Apa yang masih bisa dilakukan?

Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu

1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga.

2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 - 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 - 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap.

3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalam masyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll.



eka

e_m